Kamis 16 Februari 2023 di Aula BAPPEDA Kabupaten Sumbawa, PemDa Sumbawa menerima kedatangan Tim Ahli Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman DirJen Cipta Karya Kementerian PUPR beserta Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTB untuk mempresentasikan hasil survey lapangan yang telah dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2023 di Kawasan Pantai Gelora dan sekitarnya. Dipimpin oleh E.S. Adi Nusantara H., S.Sos, MT., selaku Pimpinan Rapat memberikan sambutan bahwa telah terlaksana kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Aula Kantor Camat Rhee pada tanggal 15 Februari 2023 dengan mengundang masyarakat Desa Rhee Loka untuk meminta saran-pendapat terkait pelaksanaan kegiatan penataan kawasan pantai yang akan dilaksanakan.
Erma Hadi Suryani, ST., selaku moderator rapat, menyampaikan bahwa beberapa point penting yang dihasilkan dalam pelaksanaan FGD diantaranya :

Tim Ahli Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman DirJen Cipta Karya Kementerian PUPR mempresentasikan beberapa hal krusial terkait dengan hasil FGD yang telah dilaksanakan adalah tentang sempadan pantai, mengingat pengertian dari sempadan pantai adalah daratan sepanjang tepian yang lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik pantai, minimal 100 (seratus) meter dari titik pasang tertnggi ke arah darat menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Ha tersebut ditanggapi oleh Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR yang meberikan informasi bahwa untuk kegiatan pembangunan di sekitar kawasan pantai mengacu pada Dokumen RTRW tentang sempadan, namun jikalau pembangunan tersebut berfokus pada kegiatan pariwisata, dimungkinkan untuk dilakukan pembangunan yang sifat nya minor tanpa mengubah profil pantai secara besar-besaran. Sekretaris BAPPEDA pun turut memberikan saran terkait dengan pembangunan di sempadan pantai, diharapkan kepada Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman maupun BPPW NTB untuk mengajukan surat permohonan fasilitasi kegiatan penataan kawasan pantai melalui Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD) untuk mendapatkan legalitas tentang pembangunan/penataan kawasan di sekitar sempadan pantai.

Terkait usulan lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Dusun Karang Luar dan Dusun Meno Desa Rhee Loka Tim Ahli Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman menunggu Telaahan Staf atau kajian yang akan disusun oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PUPR perihal cakupan layanan dan rencana pengelolaan sampah untuk Desa Rhee Loka pada umumnya dan Kawasan Pantai Gelora pada khususnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup memberikan sumbangsih informasi bahwasanya pengangkutan sampah di Desa Rhee dan Rhee Loka secara periodik telah dilaksanakan oleh UPT Persampahan DLH, namun tidak efektif mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Akan lebih hemat dan efisien jika di Kecamatan Rhee terdapat TPS yang nanti nya dapat menampung limpahan sampah dari 4 desa di Kecamatan Rhee baik melalui pembangunan TPS-T maupun TPS 3R yang pengelolaannya diberikan kepada Pemerintah Desa & Kecamatan dengan tetap berkonsultasi kepada DLH untuk pengelolaan kelembagaan dan Dinas PUPR untuk kelengkapan infrastruktur pendukung.
Di akhir kegiatan, pimpinan rapat bersama peserta rapat koordinasi menyimpulkan beberapa point penting diantara nya :

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan peluncuran Gerakan Penanaman Pohon dengan penguatan ekosistem inovasi melalui Seminar Innovation Hub dan pengumuman pemenang LIDA 2025. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan daerah yang hijau, inovatif, dan berdaya saing.
Pada hasil Interview bersama media SelarasNews.id, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo membicarakan beberapa program strategis yang dijalani oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mulai dari Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, hingga Akselerasi Kawasan Samota.
Sumbawa, SelarasNews.id -Dalam mewujudkan Koperasi Merah Putih (KMP) Pemerintah Kabupaten Sumbawa saat ini sedang menyiapkan lahan dan gerai. βSaat ini kami memiliki banyak model lahan baik itu yang dimiliki pemda maupun desa yang sedang diproses administrasinya sehingga memenuhi administrasi pengelolaan aset,β ungkap Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Rabu, (10/12).