Sumbawa Besar — Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rapat koordinasi pada Rabu, 17 September 2025, untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan bagi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, pelajar PAUD hingga SMA, serta santri. Rapat yang dipimpin oleh Kepala Bappeda, Dr. Dedy Heriwibowo, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, OPD terkait, dan para kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Sumbawa.
Dalam rapat tersebut, terungkap bahwa dari 10 unit SPPG yang telah dibangun, hanya sebagian yang aktif menyalurkan makanan bergizi. Namun, pelaksanaan program menghadapi tantangan serius, termasuk insiden keracunan makanan di beberapa sekolah di Kecamatan Empang. Hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan menunjukkan adanya kontaminasi bakteri Escherichia coli dalam air dan bahan makanan, yang diduga menjadi penyebab utama kasus tersebut.
Sebagai respons, sejumlah langkah pencegahan disepakati, seperti penggunaan air galon untuk memasak, optimalisasi alat filter air, serta pengetatan jadwal pemasakan dan distribusi makanan. Penyaluran makanan kini dibagi dalam tiga kloter, dengan batas maksimal konsumsi empat jam setelah dimasak, guna menjaga kesegaran dan keamanan pangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa menekankan pentingnya pemahaman dapur SPPG terhadap karakteristik bahan makanan, serta perlunya pelatihan bagi para pekerja dapur. Koordinasi lintas sektor antara Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Departemen Agama juga akan ditingkatkan untuk memastikan kelancaran program MBG.
Langkah-langkah perbaikan ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program MBG sebagai upaya strategis pemerintah daerah dalam menurunkan angka malnutrisi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemanfaatan produk petani, peternak, dan nelayan setempat.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan peluncuran Gerakan Penanaman Pohon dengan penguatan ekosistem inovasi melalui Seminar Innovation Hub dan pengumuman pemenang LIDA 2025. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan daerah yang hijau, inovatif, dan berdaya saing.
Pada hasil Interview bersama media SelarasNews.id, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo membicarakan beberapa program strategis yang dijalani oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mulai dari Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, hingga Akselerasi Kawasan Samota.
Sumbawa, SelarasNews.id -Dalam mewujudkan Koperasi Merah Putih (KMP) Pemerintah Kabupaten Sumbawa saat ini sedang menyiapkan lahan dan gerai. βSaat ini kami memiliki banyak model lahan baik itu yang dimiliki pemda maupun desa yang sedang diproses administrasinya sehingga memenuhi administrasi pengelolaan aset,β ungkap Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Rabu, (10/12).