BERITA

Monitoring dan Rakor Percepatan Implementasi Prioritas Pembangunan Daerah

Selasa, 26 Agustus 2025   oktvn   59  

Sumbawa Besar — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan Monitoring dan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Evaluasi 3W (What, Who, When) dalam rangka mendorong akselerasi implementasi prioritas pembangunan daerah. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 26 Agustus 2025, bertempat di ruang rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Dr. Ir. H. Syafruddin Jarot, M.P., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.Ap., serta Kepala Bappeda, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si. Turut hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di bawah koordinasi bidang infrastruktur dan kewilayahan, antara lain DPUPR, DPRKP, DLH, DKISS, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, dan BPBD.

Dalam arahannya, Bupati Jarot menekankan pentingnya percepatan pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur, sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya memperkuat daya saing dan menarik investasi, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pembangunan manusia secara menyeluruh.

Kepala Bappeda, Dr. Dedy Heriwibowo, menyampaikan bahwa agar prioritas pembangunan daerah dapat berjalan optimal, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu:

  1. Memahami secara menyeluruh struktur pembelanjaan makro dan progres realisasi program.
  2. Melengkapi data pada tabel 3W (What, Who, When) sebagai instrumen evaluasi.
  3. Melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala melalui pertemuan daring (Zoom Meeting) yang direncanakan berlangsung setiap minggu.

Ia juga menjelaskan bahwa prioritas pembangunan daerah merupakan agenda tahunan yang menjadi benang merah antara rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dan sasaran lima tahunan dalam RPJMD. Prioritas ini disusun berdasarkan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, baik urusan wajib maupun pilihan, dengan dilengkapi tolok ukur kinerja, kebutuhan pembiayaan, dan skala prioritas program.

Setelah masing-masing pimpinan OPD menyampaikan progres realisasi dan tantangan di lapangan, disepakati bahwa seluruh stakeholder akan segera melengkapi tabel 3W dan menyerahkannya paling lambat pada Selasa, 2 September 2025. Data tersebut akan menjadi bahan laporan tindak lanjut kepada Bupati Sumbawa.

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Sumbawa Hijau Lestari Dimulai, Inovasi Daerah Didorong Jadi Penggerak Pembangunan

    Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan peluncuran Gerakan Penanaman Pohon dengan penguatan ekosistem inovasi melalui Seminar Innovation Hub dan pengumuman pemenang LIDA 2025. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan daerah yang hijau, inovatif, dan berdaya saing.

    Pemkab Sumbawa Perkuat Program Pembangunan Terpadu: Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, dan Akselerasi Kawasan Samota

    Pada hasil Interview bersama media SelarasNews.id, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo membicarakan beberapa program strategis yang dijalani oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mulai dari Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, hingga Akselerasi Kawasan Samota.

    Wujudkan Koperasi Merah Putih Pemda Sumbawa, Siapkan Lahan dan Gerai

    Sumbawa, SelarasNews.id -Dalam mewujudkan Koperasi Merah Putih (KMP) Pemerintah Kabupaten Sumbawa saat ini sedang menyiapkan lahan dan gerai. β€œSaat ini kami memiliki banyak model lahan baik itu yang dimiliki pemda maupun desa yang sedang diproses administrasinya sehingga memenuhi administrasi pengelolaan aset,” ungkap Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Rabu, (10/12).