Sebagai bagian dari upaya mendorong pelaksanaan program sanitasi yang inklusif dan sesuai dengan mandat SDGs ke-6 dan target Universal Access100-0-100, pemerintah kabupaten Sumbawa dan Yayasan Plan International Indonesia (YPII) melalui proyek Water for Women (WfW) mengimplementasikan 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Mayarakat yang Berkesetaraan Gender dan Inklusi Sosial (STBM GESI). Yayasan Plan International Indonesia melalui Proyek Water for Women sudah berjalan selama 1 tahun baik di Kab. Sumbawa (NTB) maupun Kab. Manggarai (NTT). Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 29-30 Juli 2019 di Labuhan Bajo Flores NTT.
Beberapa target sudah tercapai, tantangan dan strategi ke depan juga telah dirumuskan bersama PKK, organisasi penyandang disabilitas serta Pokja AMPL sebagai mitra.
Kami yakin, tahun depan beberapa target sanitasi di Kab. Sumbawa akan dapat dicapai melalui kolaborasi multi pihak.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan peluncuran Gerakan Penanaman Pohon dengan penguatan ekosistem inovasi melalui Seminar Innovation Hub dan pengumuman pemenang LIDA 2025. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan daerah yang hijau, inovatif, dan berdaya saing.
Pada hasil Interview bersama media SelarasNews.id, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo membicarakan beberapa program strategis yang dijalani oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mulai dari Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, hingga Akselerasi Kawasan Samota.
Sumbawa, SelarasNews.id -Dalam mewujudkan Koperasi Merah Putih (KMP) Pemerintah Kabupaten Sumbawa saat ini sedang menyiapkan lahan dan gerai. βSaat ini kami memiliki banyak model lahan baik itu yang dimiliki pemda maupun desa yang sedang diproses administrasinya sehingga memenuhi administrasi pengelolaan aset,β ungkap Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Rabu, (10/12).