Hari Kamis (22/08/2019) KOMPAK bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyelenggarakan workshop dengan tema “Menggagas Model Kemitraan Strategis Antara Pemerintah Daerah Dengan Organisasi Kemasyarakatan Untuk Meningkatkan Pelayanan Dasar di Kab. Sumbawa”. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Bappeda Kabupaten Sumbawa yang dihadiri Oleh beberapa OPD terkait, LPM Universitas Samawa, Koalisi Perempuan Indonesia, Knowledge Sector Institute (KSI) dan Lembaga Sumbawa Center (SC) serta dari KOMPAK itu sendiri. Salah satu dari rangkaian acara tersebut adalah Sosialisasi dan FGD Swakelola Tipe III Perpres No.16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah. Adapun Swakelola Tipe III adalah dimensi baru kemitraan antara Pemerintah dan Organisasi Kemasyarakatan untuk Inovasi Pembangunan dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Ormas saatnya mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam proses pembangunan melalui PBJP. Organisasi Kemasyarakatan, dengan demikian, bisa menguatkan kapasitas dan keberdayaan mereka dan sekaligus bisa menjadi co-creator yang aktif berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan program-program Pemerintah. Salah satu perubahan yang signifikan dari Perpres 16/18 ini adalah dengan diberikannya payung hukum keterlibatan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), yakni Yayasan dan Perkumpulan, dalam menyediakan barang/jasa yang dibutuhkan pemerintah, yakni melalui Swakelola Tipe III atau swakelola yang direncanakan dan diawasi oleh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah (K/L/PD) sebagai penanggung jawab anggaran dan dilaksanakan oleh Ormas sebagai Pelaksana Swakelola,
Selain menjadi platform legal bagi Pemerintah dalam menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjalankan kegiatan pembangunan, dimunculkannya Swakelola Tipe III dalam dunia PBJP memiliki beberapa tujuan dan fungsi sebagai berikut ini.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan peluncuran Gerakan Penanaman Pohon dengan penguatan ekosistem inovasi melalui Seminar Innovation Hub dan pengumuman pemenang LIDA 2025. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan daerah yang hijau, inovatif, dan berdaya saing.
Pada hasil Interview bersama media SelarasNews.id, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo membicarakan beberapa program strategis yang dijalani oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mulai dari Penurunan Stunting, Penguatan Ekonomi, hingga Akselerasi Kawasan Samota.
Sumbawa, SelarasNews.id -Dalam mewujudkan Koperasi Merah Putih (KMP) Pemerintah Kabupaten Sumbawa saat ini sedang menyiapkan lahan dan gerai. βSaat ini kami memiliki banyak model lahan baik itu yang dimiliki pemda maupun desa yang sedang diproses administrasinya sehingga memenuhi administrasi pengelolaan aset,β ungkap Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Rabu, (10/12).