DINAS KESEHATAN

DINAS KESEHATAN

Kabupaten Sumbawa

Dinkes Sumbawa Perkuat Penemuan Kasus TB melalui Tracing Terintegrasi CKG

Dinkes Sumbawa Perkuat Penemuan Kasus TB melalui Tracing Terintegrasi CKG


Sumbawa — Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa terus memperkuat upaya penemuan kasus Tuberkulosis (TB) secara aktif melalui kegiatan Tracing TB Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari strategi mempercepat deteksi dini, pemeriksaan, serta penanganan kasus TB di masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan diawali di Desa Kerato Kecamatan Unter Iwes, pada 27 Agustus 2026. Program tersebut selanjutnya diarahkan untuk menjangkau 90 lokus kelurahan/desa di Kabupaten Sumbawa, dengan menyasar masyarakat yang memiliki risiko penularan TB maupun kelompok yang menunjukkan gejala yang mengarah pada penyakit tersebut.

Kegiatan melibatkan sejumlah unsur lintas sektor, antara lain Dinas Kesehatan, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, UPT Puskesmas, kader TB, Tim Kesehatan, Wasor TB, serta radiografer RSMA Manambai Abdul Kadir. Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam proses penemuan kasus dan memastikan masyarakat yang terindikasi TB memperoleh tindak lanjut sesuai kebutuhan.

Adapun sasaran utama kegiatan meliputi kontak serumah, kontak erat dengan pasien TB, serta kelompok masyarakat yang bergejala dan memiliki faktor risiko TB. Penelusuran terhadap kelompok tersebut penting dilakukan untuk menemukan kasus sedini mungkin sekaligus mencegah terjadinya penularan lebih lanjut di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat terlebih dahulu mengikuti registrasi dan skrining TB yang terintegrasi dengan CKG. Selanjutnya, peserta yang memenuhi kriteria akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan X-ray/rontgen, untuk membantu proses penetapan terduga TB. Apabila ditemukan indikasi yang mengarah pada TB, proses dilanjutkan dengan pemeriksaan diagnostik, pengobatan, serta investigasi kontak sesuai prosedur yang berlaku.

Melalui pendekatan tersebut, kegiatan Tracing TB Terintegrasi CKG tidak hanya berfokus pada penemuan penderita TB, tetapi juga memastikan adanya tindak lanjut yang berkesinambungan, mulai dari skrining hingga pengobatan dan penelusuran kontak.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa berharap pelaksanaan kegiatan di 90 lokus kelurahan/desa dapat meningkatkan cakupan penemuan kasus TB sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemeriksaan kesehatan. Penemuan kasus secara dini dan pengobatan yang tepat hingga tuntas menjadi langkah penting dalam memutus mata rantai penularan TB serta mewujudkan masyarakat Sumbawa yang lebih sehat.