Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama saat musim hujan dan pancaroba. Penyakit yang disebabkan oleh virus dengue ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang biasanya aktif pada pagi dan sore hari.
Kurangnya kewaspadaan terhadap gejala awal sering membuat penderita terlambat mendapatkan penanganan. Padahal, penanganan cepat dapat mencegah kondisi menjadi lebih parah.
Kenali Gejala Awal DBD
Masyarakat perlu mengenali tanda-tanda awal DBD agar dapat segera mendapatkan pertolongan medis. Gejala yang umum muncul antara lain:
- Demam tinggi mendadak hingga mencapai 39–40°C
- Sakit kepala hebat
- Nyeri di belakang mata
- Nyeri otot dan sendi
- Nafsu makan menurun
- Mual dan muntah
- Tubuh terasa lemas
- Muncul bintik merah pada kulit
Pada beberapa kasus, penderita juga dapat mengalami mimisan, gusi berdarah, atau muntah darah yang menandakan kondisi sudah serius.
Jika demam tidak kunjung turun selama 2–3 hari, masyarakat dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat (Puskesmas/Rumah Sakit)
Pencegahan Dimulai dari Lingkungan Rumah
Pencegahan DBD dapat dilakukan melalui langkah sederhana namun rutin, yaitu dengan gerakan 3M Plus:
1. Menguras
Membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember, dan drum secara rutin.
2. Menutup
Menutup rapat tempat penyimpanan air agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
3. Mendaur Ulang
Memanfaatkan atau membuang barang bekas yang dapat menampung air hujan.
Plus:
- Menggunakan lotion anti nyamuk
- Memasang kawat kasa atau kelambu
- Menanam tanaman pengusir nyamuk
- Membersihkan lingkungan secara berkala
- Menghindari pakaian yang menggantung terlalu lama
Peran masyarakat sangat penting dalam memutus rantai penularan DBD. Lingkungan bersih menjadi langkah utama melindungi keluarga dari ancaman nyamuk pembawa virus dengue.
Kapan Harus ke Fasilitas Kesehatan?
Segera kunjungi puskesmas, klinik, atau rumah sakit apabila mengalami:
- Demam tinggi lebih dari dua hari
- Tubuh sangat lemas
- Sulit makan dan minum
- Nyeri perut hebat
- Muntah terus-menerus
- Perdarahan seperti mimisan atau bintik merah semakin banyak
Petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan dan pemantauan kondisi pasien. Penanganan sejak dini sangat membantu mencegah komplikasi yang berbahaya.
Bersama Cegah DBD
DBD dapat dicegah apabila masyarakat aktif menjaga kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri saat mengalami gejala. Jangan menunggu kondisi memburuk.
Mari tingkatkan kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari sarang nyamuk. Kesehatan keluarga dimulai dari langkah kecil yang dilakukan setiap hari.
DINAS KESEHATAN KABUPATEN SUMBAWA