Sumbawa, 4 Juni 2026 – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi Nasional (SE) 2026 serta penguatan tata kelola data kesehatan dalam pelaporan statistik daerah, Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pengisian Kuesioner Sensus Ekonomi 2026 bagi fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, dihadiri oleh tim BPS Kabupaten Sumbawa selaku pelaksana Sensus Ekonomi, 26 perwakilan puskesmas, 2 perwakilan rumah sakit umum daerah, serta panitia dari Subbagian Perencanaan dan Pelaporan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa yang menyampaikan pentingnya dukungan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi Nasional 2026. Menurutnya, data yang akurat dan berkualitas merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan, termasuk pembangunan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan juga menegaskan bahwa sektor kesehatan tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga merupakan bagian dari aktivitas ekonomi yang berkontribusi terhadap pertumbuhan daerah dan nasional. Oleh karena itu, partisipasi aktif seluruh unit pelayanan kesehatan dalam kegiatan pendataan menjadi sangat penting.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim BPS Kabupaten Sumbawa mengenai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta petunjuk teknis pengisian kuesioner. Materi yang disampaikan mencakup tujuan sensus, ruang lingkup pendataan, jenis data yang dibutuhkan, mekanisme pengumpulan data, hingga tata cara pengisian instrumen pendataan secara benar dan lengkap.
Sensus Ekonomi merupakan kegiatan statistik berskala nasional yang diselenggarakan secara periodik untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan aktivitas ekonomi di Indonesia. Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah akan memperoleh data dasar mengenai jumlah usaha, karakteristik usaha, tenaga kerja, penggunaan teknologi, hingga berbagai indikator ekonomi lainnya yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan di tingkat nasional maupun daerah.
Bagi sektor kesehatan, data yang dikumpulkan melalui sensus ini akan memberikan gambaran mengenai perkembangan berbagai aktivitas usaha dan layanan kesehatan yang ada di masyarakat. Informasi tersebut menjadi penting dalam mendukung penyusunan kebijakan, perencanaan program, penguatan layanan kesehatan, serta pengembangan investasi dan sumber daya di sektor kesehatan.
Melalui sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman yang komprehensif agar mampu mengisi kuesioner secara tepat, lengkap, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah koordinasi antara Dinas Kesehatan dan BPS Kabupaten Sumbawa dalam mendukung penyelenggaraan statistik sektoral yang berkualitas dan terintegrasi.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa mengajak seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dan pelaku usaha di sektor kesehatan untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi Nasional 2026 dengan memberikan data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang berkualitas tidak hanya mendukung keberhasilan sensus, tetapi juga menjadi dasar penting dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi yang kuat antara Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa dan BPS Kabupaten Sumbawa, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan data yang mampu mendukung terwujudnya perencanaan pembangunan daerah yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat.