DINAS KESEHATAN

DINAS KESEHATAN

Kabupaten Sumbawa

Waspada Campak di Kabupaten Sumbawa, Kenali Gejala dan Cara Mencegah Penularannya

Waspada Campak di Kabupaten Sumbawa, Kenali Gejala dan Cara Mencegah Penularannya

Sumbawa Besar – Masyarakat Kabupaten Sumbawa perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak. Dalam beberapa waktu terakhir, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa terus memperkuat surveilans dan upaya pencegahan menyusul ditemukannya kasus campak di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Berdasarkan pemeriksaan laboratorium terhadap kasus suspek yang ditemukan, sebanyak 37 kasus dinyatakan positif campak dari 71 kasus yang telah diperiksa. Kondisi ini menjadi perhatian bersama karena campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular, terutama pada anak-anak yang belum memiliki kekebalan yang cukup.

Apa itu Campak?

Campak adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dan dapat menular dengan sangat mudah melalui percikan droplet saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Seseorang yang berada di sekitar penderita dapat tertular, terutama jika belum memiliki kekebalan terhadap campak.

Campak umumnya ditandai dengan demam, batuk, pilek, mata merah, serta munculnya ruam atau bercak kemerahan pada kulit. Gejala dapat diawali dengan demam dan keluhan seperti flu, kemudian diikuti munculnya ruam yang biasanya dimulai dari wajah dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Masyarakat perlu memahami bahwa campak bukan sekadar penyakit dengan gejala ruam biasa. Pada kondisi tertentu, campak dapat menimbulkan komplikasi, seperti diare, infeksi telinga, pneumonia, hingga komplikasi yang lebih berat.

Mengapa Campak Perlu Diwaspadai?

Penyebaran campak dapat berlangsung cepat apabila terdapat banyak orang yang belum memiliki kekebalan. Karena itu, peningkatan kasus di suatu wilayah harus segera direspons dengan penemuan kasus, pelacakan kontak, pemantauan wilayah, serta penguatan imunisasi.

Situasi campak di beberapa wilayah NTB juga menjadi perhatian. Pada awal 2026, Kabupaten dan Kota Bima serta Dompu mengalami peningkatan kasus campak dan beberapa wilayah menetapkan status KLB. Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi Kabupaten Sumbawa untuk terus memperkuat kewaspadaan dan pencegahan.

Imunisasi adalah Perlindungan Utama

Salah satu cara paling efektif untuk mencegah campak adalah imunisasi campak-rubela (MR).

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa terus mendorong masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki bayi dan anak, untuk memastikan imunisasi anak telah lengkap sesuai jadwal.

Imunisasi tidak hanya memberikan perlindungan kepada anak yang menerima vaksin, tetapi juga membantu membentuk kekebalan kelompok (herd immunity). Semakin banyak masyarakat yang memiliki kekebalan, semakin kecil peluang virus menyebar luas.

Oleh karena itu, orang tua diharapkan tidak menunda imunisasi anak. Jika belum mengetahui apakah imunisasi anak sudah lengkap, masyarakat dapat berkonsultasi dengan petugas kesehatan atau mendatangi Puskesmas terdekat.

Kenali Gejalanya, Jangan Tunggu Parah

Masyarakat diharapkan segera membawa anak atau anggota keluarga ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada campak, seperti:

  • Demam;
  • Batuk dan pilek;
  • Mata merah;
  • Muncul ruam atau bercak kemerahan pada kulit;
  • Anak tampak lemah atau mengalami penurunan kondisi kesehatan.

Jika terdapat anggota keluarga yang dicurigai menderita campak, hindari membawa anak tersebut ke tempat ramai atau berinteraksi dekat dengan anak-anak lain sebelum mendapatkan pemeriksaan dari tenaga kesehatan. Hal ini penting untuk mengurangi risiko penularan.

Jangan Panik, tetapi Jangan Lengah

Meningkatnya kewaspadaan terhadap campak bukan berarti masyarakat harus panik. Justru yang paling penting adalah mengenali gejala, memastikan imunisasi lengkap, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera mencari pertolongan medis bila muncul gejala.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa juga terus melakukan pemantauan melalui sistem surveilans penyakit, termasuk pemantauan perkembangan kasus di wilayah sekitar. 26 unit Puskesmas turut dilibatkan dalam pengamatan kondisi masyarakat dan penguatan upaya penemuan kasus.

Masyarakat juga memiliki peran penting dalam membantu memutus rantai penularan. Apabila menemukan anggota keluarga atau warga sekitar yang mengalami gejala yang mengarah pada campak, segera informasikan kepada kader kesehatan, Puskesmas, atau tenaga kesehatan.

Mari bersama-sama melindungi anak-anak Sumbawa dari campak. Lengkapi imunisasi, kenali gejalanya, segera periksa bila sakit, dan jangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Sehat masyarakatnya, kuat perlindungannya, bersama cegah campak di Kabupaten Sumbawa.